Advertisement
Wednesday, 08 September 2010
SmallMediumLarge
Home arrow Main arrow Banyumas Arts
Banyumas Arts PDF Print E-mail
Wednesday, 07 January 2009
utama_kentongan.jpgBanyumas has various unique arts and cultural aspects. From the magical Ebeg Show which now still being the main cultural show to modernize one like the "Kentongan Orchestra" which is a bamboo musical instrument that played in mass parade. Behind its unique language, this region has the richness of the welknown Javanese culture. The Scultpture arts from Banyumas is not as popular as other part of Java like Jogjakarta with its Prambanan or Magelang with the wonderful Borobudur but the dancing and audio arts of Banyumas is still interesting to see.

Pertunjukan Ebeg yang Magis

Ebeg, adalah tarian unik khas Banyumas yang menggunakan kuda kepang sebagai alat tariannya. Tari ini menggambarkan kegagahan prajurit berkuda dengan segala atraksinya. Dalam pertunjukkannya ebeg diiringi oleh gamelan yang lazim disebut bendhe. Hal yang paling menarik dari tarian ini adalah ketika para penarinya kerauhan atau kemasukan roh yang dikendalikan oleh para dukun Ebeg. Mereka akan melakukan apa saja yang diminta oleh sang Dukun. Dari makan makanan yang tidak wajar seperti beling, atau serabut kelapa atau daun daunan sampai memanjat pohon kelapa dengan cepat akan mereka lakukan. Pertunjukan magis ini akan semakin seru ketika seorang penonton “ketempelan” roh dan menjadi salah satu penarinya. Jadi hati hati ketika anda menontonnya, jangan terlalu dekat kalau tidak mau ketempelan. Atau justru anda ingin berpetualang dengan cara  ikut ketempelan?? Tapi santai saja, itu hanya salah satu rangkaian dari scenario sang dukun.

 

Tari Lengger/Lengger Dance

 

lengger.jpg

 

Sampai sekarang Tarian Lengger Banyumasan masih menjadi budaya tari yang melestari di daerah Banyumas dan sekitarnya. Kesenian ini umumnya disajikan oleh dua orang wanita atau lebih. Pada pertengahan pertunjukkan hadir seorang penari pria yang lazim disebut badhut, Lengger disajikan diatas panggung pada malam hari atau siang hari dan diiringi olah perangkat musik calung. Pada akhirnya nanti para penari ini akan mengajak anda untuk menari bersama mereka dan tradisinya adalah ketika penonton ikut menari, mereka akan memberikan uang saweran atau sumbangan. 

 

Calung

kesenian.jpg

 

Calung, yaitu perangkat musik khas Banyumas yang terbuat dari bambu wulung mirip dengan gamelan jawa, terdiri atas gambang barung, gambang penerus, dhendhem, kenong, gong & kendang. Dalam penyajiannya calung diiringi vokalis yang lazim disebut sinden. Aransemen musikal yang disajikan berupa gending-gending Banyumasan, gending gaya Banyumasan, Surakarta-Yogyakarta dan sering pula disajikan lagu-lagu pop yang diaransir ulang

 

Kentongan

 

utama_kentongan.jpg

 

 Kenthongan yang sering disebut thek-thek banyumasan merupakan kesenian tradisional yang dilakukan oleh sekelompok orang yang biasanya berjumlah lebih dari 10 orang. Kesenian tradisional ini menggunakan bambu yang digunakan sebagai alat musiknya. Bambu tersebut dibentuk sedemikian rupa sehingga jika dimainkan akan mengeluarkan irama yang indah serta dikolaborasikan dengan tarian-tarian yang eksotik dari para pemainnya. Kethongan menjadi salah satu kesenian yang menarik karena disamping kekompakkan dalam memainkan irama, kenthongan ini juga termasuk kesenian yang selalu digelar dan diparadekan di setiap tahun dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kesenian tradisional ini dijadikan sebagai salah satu bagian dalam upacara penyambutan tamu kehormatan yang datang  berkunjung.

 

Begalan Tradition

Begalan, adalah seni tutur tradisional yang digunakan sebagai sarana upacara pernikahan, propertinya berupa alat-alat dapur yang masing-masing memiliki makna-makna simbolis yang berisi falsafah jawa & berguna bagi kedua mempelai dalam mengarungi hidup berumah tangga. Biasanya pada tradisi ini sangat disukai oleh anak anak karena mereka bisa berebutan uang receh yang disebarkan pada akhir acara.

 

 Wayang Kulit

 

 Wayang Kulit Gagrag Banyumas, yaitu jenis seni pertunjukkan wayang kulit yang bernafaskan Banyumasan. Di daerah ini dikenal ada dua gragag atau gaya, yaitu gragag kidul gunung dan gragag lor gunung. Spesifikasi dari wayang kulit gragag Banyumasan adalah nafas kerakyatannya yang begitu kental dalam pertunjukkannya. Hal yang menarik adalah ketika karakter pelawak muncul, dengan logat banyumasannya mereka ngebanyol membuat para penonton ketawa ngakak.

Comments
Add New Search RSS
Antony asli kang Sokaraja   |Dikirim sekang IP:222.124.6.xxx |2010-09-01 16:35:32
I agree with the above statement "The Scultpture arts from Banyumas is not as popular as other part of Java like Jogjakarta with its Prambanan or Magelang with the wonderful Borobudur but the
dancing and audio arts of Banyumas is still interesting to see."
So we're as a Banyumas should be have a million idea to show the world Banyumas is a unique, artistic and wonderful place.
Mathur
Nuwun
Admin  - Share your thought   |Dikirim sekang IP:150.101.242.xxx |2010-09-01 16:39:40
Kang, should you have an article or just something from your thought regarding Banyumas dan Ngapak please feel free to share and email me thru irawan@sefunsoed.org thanks....
arumm   |Dikirim sekang IP:125.166.250.xxx |2010-07-25 17:58:15
melu ngopy yah...
winda   |Dikirim sekang IP:110.136.189.xxx |2010-08-30 19:27:53
i like banyumas.,.,
diand   |Dikirim sekang IP:118.96.135.xxx |2010-05-17 01:18:08
i like kebudayaan indonesia,,,,,,,,
Anonymous   |Dikirim sekang IP:110.136.201.xxx |2010-02-13 03:52:59

Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Wednesday, 07 January 2009 )
 

Domain gratis www.jenengerika.co.cc

Sing gawe website: topendwebdesign.com.au

te

BangsariBlog

  Blogger Bangsari
 





  infin.gif 

  email: tom_blenk@yahoo.com